hati bagaikan cermin
ia hanya merefleksikan apa-apa yang melintas
hati itu bukan sebuah esensi
berhati-hatilah dengan hati
banyak orang tersesat karena mengikuti kata hati
mereka kadang berkilah, “bertanyalah pada hatimu”
taukah kau apa sejatinya hati itu ?
apakah yang sepertinya berbicara di dalam diri kita itu ?
lantas apakah itu mutlak sebuah kebenaran ?
atau jangan-jangan hanya sebuah bisikan setan ?
atau jangan-jangan tak lebih hanya bagian dari nafsu diri ?
hati bagaikan cermin
ia hanya merefleksikan apa-apa yang melintas
hati itu bukan sebuah esensi
berhati-hatilah dengan hati
banyak orang tersesat karena mengikuti kata hati
mereka kadang berkilah, “bertanyalah pada hatimu”
taukah kau apa sejatinya hati itu ?
apakah yang sepertinya berbicara di dalam diri kita itu ?
lantas apakah itu mutlak sebuah kebenaran ?
atau jangan-jangan hanya sebuah bisikan setan ?
atau jangan-jangan tak lebih hanya bagian dari nafsu diri ?