<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress/2.3.3" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>
<channel>
	<title>Comments on: gender</title>
	<link>http://whatever.dagdigdug.com/2008/05/08/gender/</link>
	<description>just trying to be stubborn and headbutted</description>
	<pubDate>Mon, 01 Dec 2008 19:39:14 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.3.3</generator>
		<item>
		<title>By: Prince</title>
		<link>http://whatever.dagdigdug.com/2008/05/08/gender/#comment-11</link>
		<dc:creator>Prince</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 09 May 2008 05:34:11 +0000</pubDate>
		<guid>http://whatever.dagdigdug.com/2008/05/08/gender/#comment-11</guid>
		<description>mungkin dia justru bermaksud untuk menghargai...
dengan tau itu blog wanita barangkali dia berniat untuk menyesuaikan tutur bahasa...
meninggalkan sapaan akrab di dunia lelaki yg biasanya berupa sumpah serapah atau pisuhan, misalnya?

"berusaha melihat yang tak terlihat membuat kita bijak untuk tidak melihat yang terlihat"

bak pepatah 'ada udang di balik batu'.... 
mang ada ?

duh... *headache*</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>mungkin dia justru bermaksud untuk menghargai&#8230;<br />
dengan tau itu blog wanita barangkali dia berniat untuk menyesuaikan tutur bahasa&#8230;<br />
meninggalkan sapaan akrab di dunia lelaki yg biasanya berupa sumpah serapah atau pisuhan, misalnya?</p>
<p>&#8220;berusaha melihat yang tak terlihat membuat kita bijak untuk tidak melihat yang terlihat&#8221;</p>
<p>bak pepatah &#8216;ada udang di balik batu&#8217;&#8230;.<br />
mang ada ?</p>
<p>duh&#8230; *headache*</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

